Tentang Kalung Dan Gelang Magnet Kesehatan, Benar Bisa Menyehatkan ?

157
4
Dee2f20ca85cde194fe995e496c090f5
Dee2f20ca85cde194fe995e496c090f5
AORLIN – Tentang Kalung Dan Gelang Magnet Kesehatan, Benar Bisa Menyehatkan ?. Kemarin bonyok pamer kalung barunya, yang katanya sih kalung kesehatan. Dia dapet beli dari temennya seharga entahlah, hampir 3jt gitu dah pokoknya.

Kalungnya tampak biasa-biasa saja, namun liontinnya atau entah apa namanya itu yang agak terlihat spesial. Seperti sebuah lingkaran berbahan metal yang ditengahnya ada semacam batu-batuan atau apalah gitu. Box kemasannya juga nampak elegan yang dilengkapi semacam surat atau sertifikat atau kartu dan selagi entahlah apa itu. Karena saya gak begitu peduli jadi ya semuanya tampak entahlah, hahaaa.

Sejarah Kalung dan Gelang Kesehatan Magnet

Sudah lebih dari 2 ribu tahun yang lalu, orang Cina dan India kuno berhasil membukitikan jika bebatuan magnet bisa atasi bermacam gangguan kesehatan seperti insomnia, stres bahkan yang berat-berat seperti ayan ataupun terkait hati dan ginjal..

Ditambah lagi ketika para astronot yang katanya sempat mengalami gangguan pada metabolisme tubuh mereka ketika kembali ke bumi. Hasil riset mengatakan, meski para astronot tersebut dibekali asupan nutrisi, air dan oksigen yang cukup, gangguan metabolisme tubuh mereka terjadi karena tubuh mereka tak terkena magnet bumi dalam waktu yang cukup lama.


Nah sejak itulah, asesoris dan alat bantu kesehatan magnetik mulai dikembangkan. Di internet sudah banyak sekali artikel dan video yang mereview kalung ataupun gelang kesehatan yang katanya ampuh. Namun konten-konten tersebut selalu beraroma endorsement dan semacam materi pendukung pemasaran produk terkait.

Benarkah Kalung Kesehatan Bisa Menyehatkan ?

Medan magnet benar dapat mempengaruhi peredaran darah. Aliran darah dalam tubuh akan meningkat. Ketika aliran darah meningkat, otomatis oksigen dan nutrisi lain akan disalurkan lebih cepat lagi ke seluruh tubuh.

Namun demikian, semua masih tergantung kondisi si pemakainya, jadi hasilnya jangan disamaratakan. Apalagi  Dr. Erwin dan Tom Suhalim mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. “Tidak semua orang cocok mengenakan gelang atau kalung magnetik ini. Seharusnya orang yang hendak menggunakannya diperiksa terlebih dahulu,” kata Dr. Erwin.

Mr. Tom Suhalim juga mengatakan, bahwa asesoris magnetik jangan dipakai terus menerus karena Medan Magnet membuat metabolisme tubuh menjadi lebih cepat. Padahal kan, tubuh juga butuh istirahat. Kalau digunakan tanpa istirahat, malah bisa merusak organ dalam tubuh lainnya.

Selain itu, keaslian gelang dan kalung tersebut juga harus terjamin. Karena terkadang masih ada-ada saja produk yang tidak menggunakan satuan magnet yang bisa memberikan dampak baik bagi tubuh. Mengatasi hal itu, dengan ukuran Gaussmeter, kandungan magnet pada gelang dan kalung yang baik adalah antara 1.000 hingga 3.000 Gauss.

Karena tidak tiap orang memiliki Gaussmeter, cara mudah untuk mengujinya adalah dengan menempelkan sendok. “Jika sendok itu tetap menempel lengket dan tidak jatuh, berarti medan magnet gelang atau kalung itu sesuai standar. Waspada juga, jangan sampai lebih dari 3.000 Gauss karena bisa merusak tubuh jika digunakan terus-menerus,” ungkapnya. (GHS/Michael). referensi

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here