Tentang Flush DNS, Apa Fungsi Dan Bagaimana Caranya

76
0

Tentang Flush DNS – Ya akhir-akhir ini Aorlin sering sekali mendapatkan pertanyaan seputar Propagasi Domain. Tapi terkadang susah juga menjelaskannya, karena memang pertanyaannya suka kurang jelas, wkwkwk.

Karena itulah kali ini Aorlin ingin membedah apa saja proses yang ditemui terkait dengan propagasi domain. Dan tulisan kali ini khusus menjawab pertanyaan seputar Flush DNS.

Tentang Flush DNS

Flush DNS adalah suatu proses atau perintah untuk melakukan reset Cache pada komputer. Atau disebut juga sebagai DNS client yang sedang digunakan, agar sesuai dengan informasi perubahan pada suatu Nameserver, Domain ataupun tambahan DNS Record.

Secara default, proses ini terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama guys, bisa sampai 72 jam hingga resolved dengan sempurna.

Ketika jaringan atau komputer masih menampilkan data ataupun informasi seperti sebelumnya. Maka inilah saat yang tepat untuk melakukan proses Flush DNS secara manual.

Tentang Flush DNS Aorlin.com

Sebagai contoh, setelah kita membeli sebuah nama domain baru. Dan ketika menghubungkannya ke blogger, sering sekali menampilkan halaman error seperti diatas kan?

Hal tersebut disebabkan karena proses Propagasi Domain yang sedang berlangsung. Dari Nameserver Default registrar domain kita, menuju ke nameserver Google Blogger.

Nah terkadang, ketika sudah melewati dua atau tiga hari halaman tersebut masih saja tampil. Maka Flush DNS secara manual diperlukan agar semuanya berjalan normal.

Begitu juga ketika kita pindah hosting, atau migrasi dari Blogger ke WordPress, hal tersebut sangat wajar jika terjadi. Jadi tak perlu khawatir lagi ya guys… 😉

Fungsi Flush DNS

Sebagaimana yang dijelaskan diatas, tentu Flush DNS ini difungsikan sebagai salah satu upaya untuk memastikan perubahan DNS di suatu server.

Juga agar perangkat komputer kita dapat membaca dan mengakses data atau informasi terbaru pada server tersebut. Dalam hal ini, Domain, Nameserver, dan DNS Record menjadi konteks utamanya.

Komputer kita biasanya sudah tersetting untuk melakukan reset Cache DNS secara otomatis, namun jedah waktunya cukup lama guys. Tergantung setelannya masing-masing sih, umumnya 24-72 jam, bisa jadi lebih dari itu.

Jadi daripada menunggu berhari-hari mending kita reset sendiri secara manual, lagian nggak sulit kok.

Cara Flush DNS Cache Secara Manual

Ok, sekali lagi cara ini sangat berkaitan dengan proses Propagasi Domain ya guys. Ketika kita membahas tentang bagaimana cara mempercepat propagasi DNS, juga pastinya akan ketemu dengan proses Flush DNS ini.

Cara Cepat Propagasi Domain Dengan Flush DNS

Hanya saja ketika kita berfokus pada propagasi domain, kita perlu menambahkan beberapa baris alamat ip dan domain pada file “Hosts” di Windows.

Cara Flush DNS pada Windows 8, 8.1, dan 10
  • Buka atau jalankan aplikasi Command Prompt, pastikan dengan Run As Administrator ya guy…
  • Selanjutnya tinggal ketikkan perintah ini “ipconfig /flushdns“, tanpa tanda kutip ya…
  • Dan jaaaadi deh, agar mendapatkan kondisi terbaik silakan Reboot pc atau laptopnya, tapi tanpa reboot pun biasanya sudah normal kok.

Bagi pengguna windows 7 dan windows lainnya saya rasa sama saja yah, intinya dengan menggunakan CMD Admin, dan ketikkan perintah tersebut.

Tuh gimana guys.., sekian artikel tentang Flush DNS dan bagaimana cara melakukannya versi pengalaman Aorlin.com.

Punya pengalaman yang sama?? Atau punya cara berbeda??
Yuk ceritakan di kolom komentar…
😉

See Ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here