Puasa Adalah Bagian Dari Kehidupan Manusia

712
24
Puasa Adalah Bagian Dari Kehidupan Manusia
Puasa Adalah Bagian Dari Kehidupan Manusia

Puasa Adalah Bagian dari Kehidupan Manusia – Pada kesempatan sebelumnya, Aorlin.com sudah menerbitkan artikel menarik tentang Budaya Berpuasa Sejak Zaman Peradaban Kuno.

Cukup lama merenungkan judul yang cocok untuk artikel kali ini. Bahasannya sih hampir sama dengan yang sebelumnya, namun kali ini berdasarkan agama-agama di dunia. Jadi sekalian saja saya beri judul yang mewakili keduanya ;).

Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali agama dan kepercayaan di dunia ini. Diantaranya ada agama besar sebagai mayoritas yang mendominasi karena disebarluaskan, ada pula agama yang dianut hanya oleh golongan/kaum/keturunan tertentu.

Satu hal yang menarik perhatian saya adalah, penganut non agama atau biasa disebut dengan Ateis, Agnostik atau Sekuler juga eksis banget berada diposisi 3 teratas. Tapi kita skip dulu bat, disini kita fokus bahas agama-agama yang menjalankan puasa saja yah.

Ateis Dan Agnostik Juga Merupakan Kepercayaan Besar
Ateis Dan Agnostik Juga Merupakan Kepercayaan Besar

Kembali ke judul, berikut ini merupakan hasil rangkuman Aorlin. Bukanlah daftar yang sempurna, tapi ya setidaknya inilah daftar 8 agama di Dunia yang juga menjalankan ibadah puasa selain Islam.

Puasa Adalah Bagian Dari Umat Beragama Di Seluruh Dunia

1. Agama Hindu

Brahmana atau juga dikenal dengan para pendeta Hindu sudah menjalankan Ibadah puasa sejak dulu. Para pengikut Brahmanisme yang dikenal cukup fanatik dan patuh akan perintah berpuasa.

Budaya berpuasa ini juga merupakan hasil adopsi dari agama kuno India, Jainisme. Mereka berpuasa bisa sampai 15 hari lebih dengan tanpa memakan atau meminum apa pun sama sekali.

Hingga di zaman modern ini, umat hindu menjalankan banyak sekali budaya berpuasa. Dengan bermacam-macam tujuan dan tata cara yang khas. Karen itu saya beranggapan bahwa agama hindu merupakan agama yang paling suka dengan esensi berpuasa.

2. Agama Buddha

Hampir sama dengan agama Hindu, ya dari sejarahnya pun ajaran Buddhisme memang berkaitan erat kan dengan Hindu. Tradisi puasa ini merupakan hal biasa yang disukai oleh para biarawan.

Mereka menahan nafsu makan di antara pukul 12 siang pagi keesokan harinya. Meski begitu, mereka tetap diperbolehkan meminum air. Tak muluk-muluk, tak jarang penganut agama Buddha berpuasa dengan tujuan kesehatan fisik dan mental.

Ilustrasi Puasa Dalam Ajaran Buddha
Ilustrasi Puasa Dalam Ajaran Buddha

3. Agama Shinto

Agama atau ajaran Shinto ini diperkirakan sempat ada keterkaitan dengan agama Buddha di abad ke 5 sebelum masehi. Menganut konsep Monotheisme, namun dapat menerima ajaran baru tanpa harus membuang kepercayaan lama.

Karena itu setelah adanya asimilasi dengan Buddha, umat Shinto yang memang dikenal dengan kaum berpantangan ini sangat menerima tradisi berpuasa. Hingga saat ini, mengendalikan nafsu makan dan minum sudah masuk ke daftar pantangan mereka.

Biasanya puasa bertujuan untuk mensucikan diri dari kotoran duniawi ketika mempersiapkan ritual selamatan bagi para dewa.

4. Zoroaster Atau Majusi

Melanjutkan kebudayaan kuno sebelumnya, budaya berpuasa sudah sejak lama dikenal di kalangan pemeluk agama Zoroaster atau Majusi atau Penyembah api.

Tercatat bahwa agama ini mulai eksis pada abad ke-8 SM di kawasan Persia. Dalam sejarah berpuasa versi Zoroaster, ibadah ini dilakukan untuk menghindari segala hal-hal buruk.

Api Umat Zoroaster Atau Majusi
Api Umat Zoroaster Atau Majusi – Gambar dari PaulNevin.com

5. Manu (Bagian dari Hindu)

Manu adalah sebuah aliran kepercayaan yang mulai eksis sejak abad ke-3 sebelum masehi di kawasan Babilonia. Namun budaya berpuasa mereka mengikuti tradisi hidup Zuhud dari mantan pendeta nasrani bernama Manu.

Zuhud yang diajarkan Manu, tentang makna hidup serba sederhana dan harus menjauh dari kehidupan masyarakat. Bahkan mereka diajarkan untuk tak perlu memiliki rumah atau tempat tinggal.

Manuisme beranggapan bahwa puasa adalah bentuk ibadah yang suci dan luhur. Puasa bagi mereka adalah ajaran yang menunjukkan sebuah usaha untuk mengendalikan nafsu jahat manusia.

6. Agama Yahudi

Yahudi adalah istilah yang bisa jadi ditujukan kepada Agama, Etnis dan Suku Bangsa. Umat Yahudi atau Bani Israil adalah keturunan Ya’qub putra Ishaq, putra Ibrahim.

Anjuran berpuasa bagi umat Yahudi lebih banyak diuraikan dalam Kitab Perjanjian Lama atau Taurat. Namun sejatinya, mereka melakukan puasa karena mengikuti tradisi berpuasa umat terdahulunya, yakni ajaran Nabi Musa.

Artinya mereka tidak diwajibkan berpuasa, karena hanya sebatas anjuran saja. Hal ini merupakan anjuran yang sangat baik, karenanya tak sedikit umat Yahudi yang melakukan penekanan-penekanan terhadap nafsu makan dan minum.

7. Agama Kristen

Umat agama Kristen sebagian besar mengenal Puasa sebagai ibadah yang terpuji, dan orang yang melakukan ibadah puasa adalah orang yang mulia.

Ketika berpuasa, mereka tidak dibenarkan mengkonsumsi daging hewan apa pun. Mereka hanya dibolehkan makan sayur, buah dan apapun yang tak berasal dari hewan.

Ajaran puasa di kalangan umat kristen meliputi puasa hari Rabu dan hari Jumat. Selain itu kaum Nasrani juga ada berpuasa selama 43 hari menjelang hari Natal dan puasa agung selama 55 hari.

Puasa Versi Umat Kristen
Puasa Versi Umat Kristen

8. Agama Baha’i

Baha’i adalah agama baru yang didirikan oleh Baha’ullah. Sebagaimana umat Islam, umat Baha’i berpuasa sejak terbit hingga tenggelamnya matahari.

Uniknya, puasa versi Baha’i adalah menahan diri secara penuh dari makan dan minum. Karenanya bagi yang suka merokok tetap boleh-boleh saja.

Beberapa aturan sama dengan Islam, puasa diwajibkan bagi setiap umat dewasa. Baha’i menganggap Puasa adalah salah satu ibadah terpenting. Ditujukan sebagai upaya pengendalian ego dan nafsu seks.

Kesimpulan

Berdasarkan 2 artikel terakhir, Puasa merupakan salah satu budaya, tradisi, ritual ataupun Ibadah yang dipraktekkan oelh hampir seluruh umat dan peradaban.

Meski motivasi dan penerapannya berbeda-beda, Puasa dijadikan semacam upaya untuk mensucikan diri secara luar dalam. Intinya mengendalikan kejahatan demi mendapatkan kebaikan.

Aspek kesehatan juga menjadi tujuan yang diutamakan, baik kesehatan fisik, metal bahkal spiritual. Lantas kenapa sebagian dari kita menolak untuk ikut berpuasa??

Sekian artikel tentang 8 Agama dengan budaya puasanya selain Islam yang saya beri judul Puasa Adalah Bagian Dari Kehidupan Manusia.

Sekali lagi ini bukan lah artikel yang sempurna, jika ada kesalahan ataupun kekurangan saya mohon maaf. Dan jangan ragu untuk memberikan koreksi agar dapat diperbaiki. Semoga bermanfaat dan see ya!

Referensi:

24 KOMENTAR

  1. Memang semua agama sepertinya punya puasa dengan caranya masing”. Kenapa hampir semua agama punya ibadah puasanya sendiri”? Karena sebenarnya tujuan semua agama itu baik, mungkin dengan puasa merupakan salah satu cara mengendalikan nafsu, dan hal itu mungkin juga diajarkan oleh agama lain

  2. Ya mba di setiap agama pasti ada ritual berpuasa ini menandakan bahwa puasa itu baik buat kesehatan tubuh dan dapat mengontrol jiwa kita juga

    • Iya mba, lagi2 dikembalikan kepada kesehatan jiwa, raga dan juga hubungan spiritual dengan sang pencipta.
      Terimakasih sudah berkunjung, sukses selalu…
      😉

  3. Puasa itu kalau diniatkan karena Allah SWT, Maka Nyaman sekali mengerjakannya.Enteng dan Insyallah Mendapat Pahala.Serta menyehatkan Tubuh.

  4. Saya baru tahu dari pos blog ini soal beberapa agama yang juga menerapkan puasa, Kak. Tahunya cuma Islam dan Kristen (Katolik) saja yang berpuasa sebelum Paskah itu. Dan memang betul, puasa mengajarkan sangat banyak hal kepada kita; mulai dari menahan segala hawa nafsu hingga mental untuk memberi/bersedekah sebagai refleksi dari tindakan menahan hawa nafsu itu. Terima kasih 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here