Morfologi Bunga Dahlia dan 3 Cara Menanam Bunga Dahlia

2 min read

Cara Menanam Bunga Dahlia

Cara Menanam Bunga Dahlia – Bunga Dahlia termasuk kedalam jenis tanaman hias tahunan yang dapat tumbuh dengan tegak. Asal tanaman bunga dahlia ini juga ialah dari pegunungan Meksiko.

Klasifikasi Tanaman Bunga Dahlia :

Kingdom : Plantae ( Tumbuhan )
Super divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
Divisi : Mahniliopshyta ( Tumbuhan berbunga )
Kelas : Magnoliopsida ( berkeping dua / dikotil )
Sub kelas : Asterridae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Dahlia
Spesies : Dahlia pinnata, Dahlia variabilis, Dahlia coccinea, Dahlia juarezii

Morfologi Bunga Dahlia

Bunga dahlia nyatanya dapat tumbuh hingga tingginya mencapai beberapa meter dan juga berupa tanaman perdu. Diketahui bahwa bunga dahlia ialah tanaman perdu berumbi yang mempunyai sifat tahunan ( parenial ).

Dengan beragam macam variasi warna yang dimiliki oleh bunga dahlia ini seperti warna : ungu, violet, merah, jingga, putih, kuning, hingga warna kombinasi, dengan warna-warna tersebut beragam membuat bunga dahlia ini terlihat sangat cantik.

Bunga dahlia juga biasanya memiliki diameter paling kecil berkisar kurang lebih 5 cm, lalu untuk bagian bunganya biasanya berdiameter paling besar bisa mencapai 30 cm.

Manfaat Bunga Dahlia

Salah satu manfaat bunga dahlia mungkin sering anda lihat dalam kehidupan sehari-hari. Bunga dahlia berwarna putih seringkali digunakan sebagai tanaman tambahan untuk merangkai karangan bunga dukacita. Untuk jenis warna yang lainnya biasanya digunakan sebagai tanaman hias untuk di luar rumah dan biasanya dijual dalam kemasan polibag.

Karena termasuk tanaman berubi. Kandungan yang ada di dalam ubi dahlia ialah hampir 70 persen pati dalam bentuk inulin. Biasanya di dalam bidang kedokteranlah yang sering menggunakan manfaat dari hasil ekstraki inulin murni yang ada di bunga dahlia ini.

Sedangkan apabila inulin difermentasi oleh suatu enzim tertentu atau bisa juga oleh jamur tanah, akan terjadi proses perubahan inulin menjadi fruktosa, fruktosa ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pengawet makanan, atau pembuatan sirup.

BACA JUGA : Jenis Jenis Bunga Dahlia dan Penjelasannya Lengkap

3 Jenis Cara Menanam Bunga Dahlia

Cara Menanam Bunga Dahlia 2

1. Menanam Bunga Dahlia Menggunakan Benih

Tehnik penanaman yang pertama ini biasanya digunakan pada bunga dahlia mini, dengan tujuan agar memperoleh warna bunga yang baru serta juga lebih bervariasi. Benih yang harus digunakan ialah benih yang didapat dari tanaman dahlia yang kondisinya tampak sehat dan berusia 5 bulan. Nantinya benih tersebut akan disemaikan pada tempat persemaian yang telah disiapkan.

Untuk mempersiapkan proses persemaian diharuskan di atas tanah yang memiliki lebar 1 m serta panjangnya tergantung besar lahan dengan arah utara selatan. Untuk media lainnya yang dibutuhkan ialah pupuk kandang sapi, humus, serta tanah yang subur lalu semuanya di campur dengan perbandingan 1:1:1. Tinggi media pada umumnya berkisar 5 cm.

Lalu bibit tersebut disebarkan secata merata di atas media, lalu ditutup secara tipis dan perlahan menggunakan tanah. Sedangkan pada musim kemarau untuk menjaga agar kondisi kelembaban terjaga media bisa ditutup dengan daun pisang yang sudah dicuci, ataupun karung goni yang higienis dan bersih.

Namun jika persemaian dilakukan pada musim hujan, media perlu diberikan perlindungan. Perlindungan yang bisa digunakan salah satunya ialah bisa menggunakan plastik transparan dengan tinggi 80 cm di sisi timur dan 60 cmn pada sisi baratnya. Apabila benih sudah mulai berkecambah serta memiliki daun dua helai, penutup daun pisang atau karung goninya dapat dibuka.

Untuk durasi berapa lamanya bibit ditanam di tempat persemaian ialah sampai memiliki 2 buah daun yang sempurna. Pada tahap ini biasanya akar tanaman masih belum menyentuh dasar media, maka dari itu bisa dipindah tanamkan ke sebuah polibag transparan dengan ukuran 18×15 cm yang berisi campuran sekam dan pupuk kandang sapi, dengan perbandingan (6:1).

Nah apabila tanaman telah memiliki 6 helai daun, maka harus dipindahkan tanaman tersebut ke polibag transparan yang lebih besar dengan ukuran 30×20 cm dengan isi media yang sama. Lalu anda tinggal menunggu sekitar 1,5 sampai 2 bulan hingga tanaman berbunga dan siap untuk dijual.

2. Menanam Bunga Dahlia Dengan Stek

Teknik penanaman bunga dahlia dengan stek digunakan agar dapat memperoleh bunga dengan kualitas warna serta bentuk yang sama, dan bisa untuk dahlia besar yang tidak bisa memiliki biji.

Untuk bahan steknya anda bisa mengambilnya dari tunas ketiak yang berukuran antara 7-10 cm. Agar terhindar dari penyakit sebaiknya anda menggunakan pisau khusus stek atau pisau tajam yang higienis untuk pemotongan tunasnya.

Proses pembibitan untuk cara ini anda bisa melakukannya menggunakan polibag transparan berukuran 30×20 cm yang dimana berisi campuran sekam padi serta pupuk kandang dengan perbandingan 6:1 lalu dipelihara sampai siap jual tanpa dipindahtanamkan selama 3 hari.

3. Menanam Bunga Dahlia Dari Umbi

Khusus untuk cara ini hanya dikhususkan untuk dahlia kaktus dan semi kaktus. Umbi dapat diambil dari dahlia kaktus atau semi kaktus yang memiliki usia sekitar 7 bulan.

Umbi dapat diambil dengan syarat masa bunga yang pertama sudah habis, lalu potong batang tanaman sekitar 10 cm dari permukaan tanah. Selanjutnya tanah digali dan batang utama serta umbinya diangkat.

Jangan lupa jika artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan share artikel ini ke sosial media kalian ya Sobat Aorlin, terima kasih.