Kelebihan dan Kekurangan WPMU – WordPress Multisite

740
5
Kelebihan Wpmu Gambar Dari Kinsta.com
Kelebihan Wpmu Gambar Dari Kinsta.com

Kelebihan WPMU – WordPress MU atau WordPress Multi User atau juga WordPress Multisite ini berawal dari ide WP.org rasa WP.com. Yap menurut pemahaman sederhananya sih begitu… lah kok gitu?

Hmm selama ini, melalui satu akun pada wp.com kita bisa membuat banyak blog kan?, Sama halnya dengan Blogger.com, cukup dengan satu akun disana kita dapat membuat puluhan atau mungkin ratusan blog.

Nah ide atau keinginan semacam itulah diaplikasikan melalui konsep WPMU ini. Jadi didalam satu instalasi WordPress, pada satu server/hosting, kita dimungkinkan untuk mengelolah banyak blog WordPress dengan mudah.

Pengelolahan ini termasuk situs/blog, user/pengguna, konten, database dan lain sebagainya. Kita dapat menambahkan, mengedit bahkan menghapus semuanya yang dapat dikontrol melalui akun Super Admin.

Kelebihan WPMU

Sebelumnya mari kita ketahui lebih dulu apa saja yang menjadi kelebihan konsep WPMU ini terlebih dahulu. Berdasarkan pengalaman pribadi dan referensi dari beberapa artikel, WPMU ini memiliki kelebihan sebagai berikut:

1. Kemudahan

Tentunya ini merupakan pilihan paling mudah untuk mengelolah banyak blog dari satu WordPress Self Host. Kita dapat mengelolah suatu jaringan blog dengan hanya melalui satu dasbor WordPress.

Ini bener banget nih, sekali lagi kita bisa membuat banyak blog hanya melalui dasbor wp. Pada control panel hosting pun tak banyak yang perlu kita lakukan, hmm butuh beberapa klik saja saja semuanya sudah jadi.

Selebihnya, dalam mengelolah blog-blog tersebut juga kita dapat menggunakan dengan satu akun Super Admin. Atau kita juga dimungkinkan untuk membuat banyak user untuk mengelolah blog-blog tersebut.

2. Sumber Daya

Mengurangi beban resources hosting/server karena hanya menggunakan satu paket instalasi WordPress. Selain itu kita juga hanya perlu menginstal satu theme dan satu plugin yang bisa digunakan oleh semua blog yang dikelolah.

Hal ini akan sangat berbeda ketika kita mengelolah banyak blog dalam satu hosting, kita harus menginstal dan menjalankan banyak paket blog WordPress. Coba saja bandingkan berapa kebutuhan atau pemakaian Disk Penyimpanan, RAM, CPU dan lain sebagainya?

Pengalaman saya sendiri sih blog WordPress nubi berkonten artikel saja menghabiskan penyimpanan lebih dari 200an MB (wp, theme, plugin, database dan beberapa media inti). Lanjut itu akan bertambah sekitar 50-100 MB per bulannya tergantung banyaknya konten yang diterbitkan. (contoh blog personal/wajar banget nih).

Belum lagi penyimpanan file backup dan segala nganu nganu nya. Terus bagaimana dengan penggunaan RAM, CPU nya? dan coba saja dikalikan tuh berapa blog WordPress yang akan dikelolah. Berasa juga kan…

3. Biaya

Memangkas biaya terkait poin kedua diatas tuh, jelas banget kan, dari sisi hostingnya kita hanya butuh satu paket WordPress. Juga dari penggunaan theme dan hosting, jika pun premium kita hanya perlu menggunakan satu lisensi untuk domain utama saja.

Jadi tak perlu mengeluarkan biaya berkali-kali hanya untuk lisensi theme ataupun plugin premium. Beberapa pengembang memang kan biasanya menjual lisensi untuk domain utama dan diverifikasi melalui WordPress utama saja.

Sehingga blog-blog lainnya yang dikelolah dengan WPMU tak lagi dikenakan lisensi, hah solusional banget kan ini. Cocok banget buat sobat sekalian yang memiliki atau berencana mengembangkan jaringan blog berplatform WordPress selfhost.

Kekurangan WordPress Multisite Super Admin
Kekurangan WordPress Multisite Super Admin

Kekurangan WordPress Multisite

Setelah 3 kelebihan utama diatas, tentu ada beberapa juga nih yang menjadi kekurangannya. Setidaknya berdasarkan pengalaman saya sendiri, berikut beberapa kekurangan mengelolah blog WordPress dengan konsep WPMU:

1. Super Admin

Seperti yang saya ceritakan diatas tadi, WPMU ini memang memudahkan kita dalam beberapa aspek. Namun semuanya tak sesederhana itu lho… Yap pada prakteknya ada beberapa opsi yang berbeda daripada dasbor akun WordPress yang biasa.

Terdapat beberapa yang mungkin akan membuat kita cukup lama untuk beradaptasi. Ditambah lagi disesi awal kita juga harus mempersiapkan atau mengatur konten-konten yang dapat dapat diakses oleh blog-blog nantinya.

Cukup membingungkan memang, apalagi ketika kita baru pertama kali. Makanya kalau semua persiapan dan pengaturannya dirasa sudah fix, saya sarankan siapkan saja satu akun admin yang dikhususkan untuk mengelolah blog.

Jadi kita tak harus menggunakan akun Super Admin kalau hanya untuk posting sehari-hari. Dengan begitu tampilan dasbornya hampir sama saja dengan dasbor akun WordPress biasa.

2. Domain Blog

Nah ini juga nih yang membuat WPMU masih agak kentang. Berbeda dengan WP.com ataupun Blogger yang kita dapat menambahkan banyak subdomain dan domain untuk blog-blog yang dikelolah.

Pada WPMU kita hanya dimungkinkan untuk menggunakan subdomain dari domain utama saja. Sebagai pilihan kedua kita juga dapat membuat blog-blog dengan menggunakan sub-direktori dari domain utama seperti:

  1. https://nganu.aorlin.com
  2. https://aorlin.com/nganu/

Pilihannya hanya dua itu saja, sejauh ini saya belum menemukan cara untuk menambahkan domain selain domain utama. Jika pun ada, mungkin sekali akan datang sebagai layanan pihak ketiga yang berbayar (mengingat fungsinya).

Sekarang masih cari-cari juga tutorial tentang bagaimana cara WPMU dengan domain berbeda atau addon domain WPMU. Nanti kalau sudah ketemu caranya dan terbukti berhasil saya akan update postingan ini.

Update:

Ternyata bisa menambahkan situs atau membuat blog baru untuk WPMU dengan menggunakan domain berbeda. Hanya saja saya belum sempat mencobanya, selengkapnya bisa pelajari sendiri di halaman bantuan resmi: WordPress Multisite Domain Mapping.


 

Baiklah, sekian artikel tentang kelebihan dan kekurangan WPMU versi Aorlin.com. Kurang lebihnya silakan dikoreksi yah, semoga bermanfaat dan see ya! 😉

5 KOMENTAR

  1. tunggu..tunggu,,, kalau di bloggerkan jelas ya bikin blog baru, pakai domain baru karena memang ga memungkinkan pakai subdomain (CMIIMW), tapi kalau di WPMU apakah yang dimaksud bikin blog baru dengan domain yang berbeda atau cuma bikin subdomain aja.

    seperti di keunggulan pada poin 3, memang licenci theme premium cuma untuk 1 domain aja, kalau mau bikin subdomain pasti bisa karena masih di 1 domain yang sama.

    apakah maksudnya kalaupun seandainya kita bikin subdomain, apakag subdomain itu hitungannya blog baru ya di wpmu?

    • Di blogger, kalo kita pakai tld juga bisa membuat blog baru dengan tld baru atau dengan sub domain dari tld yg sudah ada tadi mas.

      Nah begitu juga pada WPMU, bisa pakai domain baru, bisa sub domain yg sama dam juga bisa pakai sub direktori.

      Nah untuk lisesnsi theme, plugin dsb tadi cukup untuk domain utama (super admim) saja, sedangkan yg lain tidak dikenakan lisensi lagi, sebagian pengembang sih begitu… 😉

      Yak yg namanya blog baru, semua rating dan manajemennya sama dengan blog baru pada umumnya.

      😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here