Backlink Berkualitas Baik dan Buruk, Jangan Salah Pilih

43
7
Backlink Berkualitas Baik Dan Buruk
Backlink Berkualitas Baik Dan Buruk

Aorlin.com – Perbedaan Mana Backlink Yang Berkualitas, Baik dan Buruk. Oke gan, kali ini bahasannya persis dengan apa yang Aorlin tulis di judul postingan.

Sebetulnya artikel ini akan menjawab pertanyaan Aorlin sendiri sih, kira-kira begini nih pertanyaannya:

  1. Apa yang dimaksud dengan Backlink?
  2. Tipe Backlink?
  3. Manfaat dan Dampak Backlink yang berkualitas baik ataupun buruk?
  4. Cara dan Contoh Backlink yang berkualitas baik?
  5. Contoh sumber Backlink berkualitas buruk?

Naah itulah beberapa burung pertanyaan yang berputar dikepala Aorlin sejak kemarin-kemarin. Untuk itu Aorlin akan jawab sendiri di postingan ini. Yuk mulai…

Backlink itu apa ?

Link adalah suatu tautan atau url yang menghubungkan atau mengaitkan suatu halaman web ke halaman lainnya. Karena digunakan sebagai penghubung maka biasa kita sebut dengan “Link“, secara umum ya.

Selanjutnya, Link kan kerjanya bikin jalan buat pindah halaman tu, jadi ada jalan ke halaman lain di domain atau website yang sama, biasa disebut Internal Link. Ada juga yang ke halaman lain di website lain yang berbeda domain,  singkatnya keluar guys, dan itu disebut Eksternal Link.

Istilah eksternal link ini digunakan digunakan untuk halaman yang pergi, sedangkan bagi halaman yang dituju disebut “Backlink“. Sip sampai juga kan akhirnya…

Jadi Backlink adalah tautan atau url atau link yang berisi suatu alamat halaman web tertuju. Hadeeeh udah gan pokoknya begitulah, malah kebalik-balik aja dari tadi ngomongnya.

Karakter Backlink

Sebetulnya ada banyak sekali jeni-jenis backlink ini, tapi berdasarkan peng-aplikasiannya disini mereka bagi menjadi 2 yaitu:

1. Link Kontekstual atau Contextual Link

Backlink jenis ini merupakan yang paling keren dan paling berkualitas. Karena secara sengaja link ini ditanamkan dalam isi konten suatu halaman web. Tak hanya sebagai link sumber atau referensi, terkadang link jenis ini merupakan bagian dari isi konten itu sendiri.

Jadi baik pengguna ataupun robot tidak akan mengabaikan link jenis ini. Dengan suka rela seseorang akan mengklik sebuah tautan yang ditawarkan secara menarik pada suatu halaman.

Sejarah Menakutkan 25 Tahun Dunia Blogging

Sebagai contoh, hmmm intinya backlink seperti ini harus ada di dalam postingan. Bukan pada struktur website seperti Credit desain, Widget Daftar Blog, atau Link di sidebar/footer mungkin, atau yang begitu-begitulah ya gan.

2. Relevan Link atau bisa juga Anchor Link

Agak susah membedakan antara relevan link dengan anchor link ini, maka Aorlin gabungkan saja yah karena penerapannya juga hampir sama.

Link jenis ini biasanya ditutupi dengan menggunakan kata atau kalimat yang relevan. Yap kalimat yang relevan dengan konten dua belah pihak. Misalnya:

  • Konten halamannya bahas tentang “Blog Orang Gila”.
  • Anchor linknya “Ciri-ciri Orang Gila”
  • Halaman tujuannya tentang “Orang Gila Ngeblog”.

Tuh kan relevan, contoh diatas itu merupakan contoh penerapan Relevan Link yang paling buruk, tapi yaah lumayan lah. Yang terbaik tentu ketiga poinnya benar-benar relevan dan saling terkait. Bisa dipahami sendiri lah dengan pemahaman masing-masing, wkwkwk.

Manfaat Dan Dampak Dari Kualitas Backlink ?

Hal ini sebetulnya sudah cukup jelas karena ada jutaan artikel di google yang membahas ini. Tapi okelah, berdasarkan yang Aorlin pahami adalah sebagai berikut:

Manfaat Backlink Berkualitas Baik

Segala hal yang baik tentu memiliki manfaat yang baik juga, begitu juga dengan backlink. Backlink yang berkualitas baik seperti yang Aorlin sampaikan diatas akan sangat berdampak pada kemajuan kedua belah pihak.

Contoh Backlink Berkualitas Buruk
Ilustrasi Penerapan Backlink Berkualitas Buruk, Bahaya Gan

Dari sudut pandang robot, kedua jenis link tersebut dianggap berkualitas karena diterapkan dengan sengaja dan semuanya natural. Maka robot-robot crawler akan terus mengikuti, memprioritaskan dan memberikannya lagi kepada pengguna mesin pencari.

Sedangkan dari sisi manusia, weeeh. Iya kita manusia, akan terbantu menemukan konten yang cocok dan saling berhubungan. Jadi terhindar dari jebakan clickbait yang merajalela.

Dampak Backlink Kualitas Buruk

Tentu selalu saja ada baik dan buruknya. Backlink yang didapatkan dengan cara asal-asalan dapat menyebabkan kerugian bagi pelakunya.

Backlink dan sumber backlink yang buruk ketika terlalu banyak mengarah ke suatu domain ataupun halaman website, akan dianggap spam.

Rating DA dan PA nya akan turun, robot-robot akan mengecualikannya dan manusia pun akan malas mengunjunginya.

Orang-orang pun akan cepat keluar dari halaman tersebut karena kontennya tak sesuai dengan espektasi pencarian. Sekali lagi itu akan membengkakkan persentase Bounce Rate yang berarti buruk sekali bagi SEO.

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Baik

Pada Segmen ini Aorlin harus hati-hati, karenanya disini Aorlin menjadikan blog PanduanIM.com nya mas Darmawan sebagai referensi. Dari sana Aorlin cuma menyadur 2 poin yang menjadi analogi dasarnya, ini nih:

  1. Kita punya konten dan blog yang hebat yang disukai banyak orang.
  2. Banyak orang yang menyukainya itu merekomendasikan link konten dan blog kita melalui blognya.

Beliau sudah menuliskan dengan lengkap sekali perihal link building ini pada postingan yang berjudul “14 Teknik Membangun Backlink Berkualitas untuk Meningkatkan Rangking dan Mendapatkan Traffic“.

Tuh contoh backlink berkualitas tulen, itu tuh yang Aorlin kasih warna merah berapi-api.

Asli guys,  itu artikel keren banget, semua sudah dijelaskan dengan sejelas-jelasnya disana. Jadi disini Aorlin malah cuma ingin mengutip tentang bagaimana cara sebaliknya yaitu:

Hindari Sumber Backlink Berkualitas Buruk ini

Masih dari sumber saduran yang sama kan, berikut ini adalah beberapa kesalahan fatal dalam upaya mendapatkan backllink. Kenapa malah poin ini yang Aorlin teruskan?.

Karena beberapa poin kesalahan dibawah ini sudah Aorlin lakukan sendiri. hadeeeh yuk sama-sama kita simak guys!, Inilah sumber backlink berkualitas buruk:

  • PBN – Private Blog Network, bahaya ini guys, manual aja jangan apalagi beli.
  • Guest Post masal di web/blog berkualitas rendah, spam detect, pastikan dulu blognya dahsyat baru mau kirimkan post.
  • Submit asal-asalan ke direktori blog aspal, spam banget.
  • Halaman Web 2.0 yang isinya cuma 1-2 artikel, spam detected, ini banyak juga yang jual.
  • Jasa Backlink Berkualitas versi katanya, sebaiknya pastikan dulu satu per satu sumber backlinknya.
  • Link Piramid, Tukaran Link, dan sejenisnya.
  • Spam komentar di forum atau blog secara menggila.
  • Kebanyakan share atau submit ke social network dan social bookmarking, ini lagi rame nih di facebook, domain blognya kena block, wkwkwk.

8 Tips Ampuh Biar Semangat Ngeblog

Untuk selengkapnya silakan kunjungi halaman blog mas Darmawan yang sudah Aorlin tautkan diatas. Sekian artikel tentang penjelasan backlink berkualitas baik dan buruk versi Aorlin.com

Kalau ada yang perlu dikurangi atau ditambahi yuk jangan ragu kita bahas di komentar. See ya!

7 KOMENTAR

  1. Seingat saya, saya hanya mencari backlink dari berkomentar, blogwalking dan partneran dengan sesama kawan blogger.

    Tapi kok setelah saya cek di ahrefs backlink saya 1k lebih ya kak? Padahal saya juga nggak pakek tools buat nambah backlink. Blogwalking juga cuman beberapa hari sekali.

    Aman nggak ya kak?

    • Sip saya juga berpikir demikian, mereferensikan kita dengan contextual link dofollow.
      terimakasih sudah berkunjung, sukses selalu….
      😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here